OM SWASTIASTU

Semangat Membara Berjiwa Pemenang

Laskar Dewata

BRIGAZ LASKAR DEWATA

Mari Bergabung Bersama Kami

Sekehe Demen BRIGAZ Mendukung Bali Devata

Semangat Puputan

Akan Kembali Menggelora Di Stadion Dipta

TIMNAS MERAH PUTIH

Apapun yang terjadi Merah Putih tetap harus berkibar di langit yang biru

Tampilkan postingan dengan label Sun Life Corner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sun Life Corner. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 November 2012

Brighter Life

Kami adalah SUN Life Financial, perusahaan penyedia jasa proteksi, asuransi jiwa, pendidikan, kesehatan, perencanaan hari tua, pengelolaan dana investasi yang sudah terpercaya dengan pengalaman selama lebih dari 140 tahun di seluruh dunia.
Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi no 081999064977 / 08563877716 PIN BB : 2944A292.
Hanya dengan menyisihkan dana anda sebesar
Rp 300,000,-/bulan, anda sudah mendapatkan manfaat proteksi kesehatan :
1. Rawat inap intensif maksimal 30 hari/per penyakit total 120 hari dalam setahun,
2. Manfaat pembedahan kategori minor, intermediate, mjor, complex,
3. Layanan rumah sakit lainnya per penyakit max 120hari per penyakit,
4. Santunan Rp 100,000,000,- (mohon maaf apabila meninggal dunia, kehilangan 2 atau lebih organ tubuh, 2 organ penglihatan),
5. Santunan Rp 50,000,000,- (mohon maaf apabila kehilangan 1 organ tubuh,dan 1 organ penglihatan),
6. Pengembangan dana investasi (pengembangan dana investasi tambahan dapat dilakukan dengan melakukan top up sesuai dengan kemampuan anda).

Mari proteksi diri anda mulai dari sekarang bersama SUN Life Financial. Informasi lebih lanjut silakan hubungi no 081999064977 / 08563877716 PIN BB : 2944A292

Minggu, 21 Oktober 2012

Asuransi, Cara Jitu Kelola Keuangan?



JAKARTA - Anda memiliki asuransi? Berapa asuransi yang Anda miliki? Apa saja jenis asuransi itu? Benarkah asuransi itu benar-benar Anda butuhkan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut wajar mengudara di benak Anda. Asuransi belakangan ini menjadi salah satu investasi yang patut dimiliki. Jenis investasi ini dinilai cocok untuk melindungi kehidupan Anda.

"Financial planning dibutuhkan untuk membuat kebebasan keuangan dan hidup Anda seimbang, sehingga tercapai kesehatan, kesejahteraan, dan kebahagiaan" ungkap Praktisi Asuransi, Risza Bambang.

Ia juga menyatakan bahwa asuransi adalah salah satu cara mengelola keuangan selain investasi. Semua dilakukan untuk melindungi kehidupan itu sendiri.

"Karena setiap manusia selalu berhadapan dengan tiga risiko kehidupan, hidup terlalu singkat, terlalu panjang, serta sakit dan kecelakaan," lanjutnya.

Oleh karenanya, unit link adalah salah satu pembiayaan asuransi yang pasti karena memproteksi, sekaligus juga bisa dijadikan investasi.

Selain itu, jenis asuransi kesehatan yang mengkover tindakan medis, obat, konsultasi spesialis, rawat inap dan pembedahan juga patut dipunya. Dana pensiun, juga menjadi prioritas kepemilikan yang bisa mulai dipunyai.

"Meskipun, dana pensiun bisa juga dipersiapkan oleh perusahaan dan pemerintah melalui jaminan sosial tenaga kerja dan SJSN, bukan berarti kita juga tidak bisa mempersiapkannya sendiri," paparnya. (ade) 
Sumber :  http://economy.okezone.com/read/2011/06/20/315/470196/asuransi-cara-jitu-kelola-keuangan

Segera Hubungi : 08563877716 / 081999064977

Selasa, 08 Februari 2011

Dasi dari Mr.Kom

Selasa 8 februari 2011, Bangun di pagi hari setelah ada sms GUBRAK.,seperti biasa penuh dengan kata mutiara..lihat laptop masih nyala dan si Ucup yang tergeletak abis begadang FBan..biasa gratisan haha. Langsung online dah saat hujan deras mengguyur bumi Bali ini. Cek Fanspage Laskar Dewata yang udah mencapai like 1600 orang sambil chat ama semeton Tabanan For Bali Devata ngomongin banyak hal yang kebanyakan tentang ada rencana mau nonton partai tandang ke Semarang.
Nggak kerasa jarum jam udah di angka 10, waktunya mandi mau cepet-cepet ke kantor, apalagi baru dapet telpon dari Anik kalo ada request dari Jakarta. Mandi dan berpakaian seperti biasa ke Kantor Sunlife di daerah Gatsu cuma 5 menit dari Basecamp.
Sampai kantor ketemu Pak Tu Wijaya the close friend..biasalah becanda becanda dikit sambil maem resoles buat ngeganjel. Tapi ada yang beda di kantor saat itu. Kok banyak yang pake dasi dan si Bos Mr. Kom mulai sliweran tuh seperti biasa nyapa ke setiap orang. Akhirnya sampai juga Pak Kom di dekatku. Ketika sedang asik ngitung uang case nasabah sambil nulis kwitansi dia nepuk pundakku.
Mr.Kom : Halo SM Bajera (Pak Kom biasa manggil aku bajera, karena aku berasal dari Bajera, begitu juga Istri beliau dari Bajera juga) belum tahu peraturan baru. Di tanya gitu tentu aja aku bingung..trus baru inget klo 2 hari yang lalu dapet sms dari Pak agus klo mulai saat ini tiap Hari senin sampai kamis Leader harus pake dasi. Wadoooow..langsung aja keceplosan tak bilang lagi mesen dasi pak sambil nyengir. Langsung deh aku di panggil keruang NAD. Wah bakalanb kena semprot nih pikirku sambil degdegan.
Sampai di ruangan NAD ternyata aku di suruh milih dasi mana yang aku suka..haha asiiiik dapet dasi gratis nih teriakku kegirangan. Setelah dapet aku jadi bingung sendiri..karena baru inget aku gak bisa make dasi haha..Langsung Pak kom masangin dasi di leherku..wkwkkw gak kebayang di pasangin Dasi ama si bos..
Semoga Dasi ini menjadikan karierku lebih cepat mencapai puncak dan menjadi awal kesuksesan..thanks Mr.Kom. Astungkara


Minggu, 17 Oktober 2010

Lakukan Investasi, Maka Anda Kaya

Taufik Gumulya - detikFinance 
Jakarta - Kita semua mengetahui bahwa aset adalah suatu yang sangat berharga dan manusia merupakan aset yang paling sangat berharga karena merupakan anugrah dari Tuhan Sang Pencipta. Jika dipilah, maka ada bermacam macam aset di muka bumi ini, namun yang dibahas disini hanya terbatas pada aset yang berhubungan dengan perencanaan keuangan utamanya aset finansial saja.
 
Berbicara mengenai penambahan aset, alangkah bijak jika kita melakukan evaluasi terhadap kekayaan (aset) bersih yang kita miliki. Aset atau kekayaan bersih adalah selisih dari total kekayaan atau harta yang anda miliki dikurangi oleh seluruh utang yang ada. 

Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut:
H (Harta)  -  U (Utang) = KB (Kekayaan Bersih)

Lalu apa yang dimaksud dengan kekayaan alias harta itu?, adalah segala sesuatu materi yang anda miliki dan memiliki nilai jual (secara ekonomis), misalkan:


  1. Saldo pada Bank (tabungan, deposito & giro);
  2. Nilai pasar atas aset investasi (obligasi, reksa dana & saham);
  3. Nilai pasar perhiasan emas murni (logam mulia);
  4. Nilai tunai asuransi jiwa;
  5. Nilai pasar property anda (perhitungannya adalah harga realisasi penjualan property sekelas dan terdekat + nilai jual objek pajak dibagi dengan 2);
  6. Nilai pasar kendaraan (mobil, motor);
  7. Nilai pasar peralatan rumah tangga (peralatan dapur, elektronik, dll);
  8. Nilai pasar perabotan rumah (furniture), nilai barang pribadi, dll.

Kemudian apa yang dimaksud dengan utang?, adalah seluruh sisa pinjaman (pokok dan bunga) yang anda miliki (ingat pinjaman bukan penyertaan modal investasi dari pihak lain kepada anda), misalkan:


  1. Utang jangka pendek (maksimal 1 tahun);
  2. Jangka menengah diatas 1 tahun hingga 5 tahun;
  3. Utang jangka panjang diatas 5 tahun.

Pertanyaan berikut adalah bagaimana cara meningkatkan aset tersebut?, lakukanlah investasi, berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Lakukan investasi dengan jumlah minimal 10% dari pendapatan anda;
2. Tentukan sasaran (target) investasi tersebut, misal untuk dana pendidikan anak saat masuk universitas atau untuk persiapan membeli rumah baru atau mungkin untuk berlibur dengan keluarga?, dll.;
3. Tentukan waktu yang tersedia, berdasarkan poin 2 didapat waktu yang tersedia, misal untuk dana pendidikan tersedia 10 tahun (bagi orang tua yang memiliki anak dengan usia 8 tahun), dana untuk membeli rumah direncanakan 5 tahun dari sekarang dan untuk dana berlibur dibutuhkan waktu (misalnya) 9 bulan dari sekarang;
4. Tentukan instrumen investasi anda berdasarkan waktu yang tersedia, bentuklah portfolio investasi pribadi anda, misal sebagai berikut:
a.Waktu tersedia kurang dari 1 tahun, Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) dengan kombinasi pada deposito;
b.Waktu tersedia antara 1 – 3 tahun, Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT)dikombinasi dengan Reksa Dana Campuran (RDC);
c.Waktu tersedia antara 3 – 5 tahun, Reksa Dana Campuran (RDC) dengan kombinasi Reksa Dana Saham (RDS) serta jika memungkinkan (tergantung besar aset tunai anda) dapat ditambah dengan sedikit dikombinasi pada pembelian dan penjualan saham (trading) di bursa efek;
d.Diatas 5 tahun, Reksa Dana Saham (RDS) sebagian besar, dengan kombinasi investasi pada trading saham (sebagian kecil);
e.Catatan tambahan untuk poin ‘c’ dan ‘d’ sangat dianjurkan hanya bagi mereka yang telah memiliki aset tunai bersifat likuid berupa dana darurat yang telah mencapai 6 hingga 12 kali rata-rata pengeluaran per bulannya;

5. Lakukan proteksi atas aset finansial anda dengan membeli asuransi jiwa melalui produk tradisional dengan jenis YRT (Yearly Renewable Term) yakni produk yang hanya memberikan uang pertanggungan tanpa ada unsur investasi ataupun tabungan. Mengapa jenis ini?, karena memiliki uang pertanggungan yang besar dengan premi yang minimal, sedangkan asuransi yang dikombinasikan dengan investasi (unit link) terbukti biaya di 5 tahun pertama adalah sangat mahal.

6.Lakukan monitoring terhadap butir 4 diatas, lihat perkembangan dana investasi versus target minimal yang harus tercapai.

Setelah langkah untuk meningkatkan aset melalui investasi dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah kembali melakukan evaluasi secara berkala terhadap kekayaan bersih anda, berikut adalah formulasi Rasio Ideal Kekayaan Bersih (minimal , secara matematis:
Us (Usia) X PT (Pendapatan Tahunan) / 10 >=  3,5 PT (Pedapatan Tahunan)
Jadi setelah anda melakukan investasi silahkan evaluasi (berkala tahunan), apakah:


  • KB (Kekayaan Bersih) anda sudah berada >= 3,5 PT atau
  • KB (Kekayaan Bersih) anda sudah berada < 3,5 PT

Untuk jelasnya lihat tabel contoh dibawah ini, dua orang pekerja dengan jabatan yang berbeda:

UraianDirekturKaryawan
Usia (tahun)3535
Pendapatan/Bulan (Rata-rata)Rp 350.000.000Rp 2.500.000
Pendapatan/TahunRp 420.000.000Rp 30.000.000
Kekayaan BersihRp 850.000.000Rp 125.000

Penjelasan /Analisa :
Total kekayaan bersih sang Direktur Rp 850 juta, kekayaan bersih sang Karyawan hanya sebesar Rp 125 juta, namun ternyata sang Karyawan lebih kaya dari sang Direktur, ini disebabkan karena:

Rasio Kekayaan BersihDirekturKaryawan
Rasio Ideal Kekayaan Bersih2,02%4,17%
Rasio Ideal Kekayaan Bersih (minimal)3,50%3,50%

Jadi ternyata sang Direktur tidak lebih kaya dari sang Karyawan karena Rasio Kekayaan Bersih Direktur hanya 2,02 (mungkin memiliki utang yang besar disertai dengan gaya hidup yang mewah), sedangkan sang Karyawan memiliki Rasio Kekayaan Bersih yang lebih baik dari standar minimum yaitu sebesar 4,17. Jangan menyalahkan diri anda jika rasio belum tercapai, ini adalah merupakan langkah awal untuk melakukan perencanaan keuangan, usahakan rasio minimal sebesar 3,50 dapat tercapai sejalan dengan perkembangan waktu.
 
Jika ingin menjadi kaya secara finansial ada pesan yang pertama yaitu "Lakukanlah Investasi maka Anda Menjadi Kaya", jangan berpikir terbalik "Lakukan Investasi Jika Telah Kaya!'. Pesan sederhana ini silahkan dicoba karena sejauh yang kami ketahui  orang terkaya didunia melakukan pesan yang pertama, selamat mencoba. 

Taufik Gumulya, CFP® , Perencana Keuangan pada TGRM Financial Planning Services

Rabu, 13 Oktober 2010

Sun Life Syariah

Hari ini sungguh melelahkan sekaligus menyenangkan..betapa tidak..hari ini aku mengikuti Training Sunlife Syariah dari pagi ampe sore. Produk baru dari Sunlife yang rencananya akan diluncurkan pertengahan November. Produk ini diluncurkan karena melihat pangsa pasar asuransi di dunia sedang mengarah ke sistem syariah. Khususnya di Indonesia yang merupakan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Jadi Produk Sunlife Syariah ini dipastikan akan mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Indonesia.
Dari 26 negara yang memiliki potensi pasar asuransi syariah diprediksi bahwa total premi asuransi syariah di dunia pada tahun 2015 adalah sebesar USD 7.4 milyar dan Indonesia mendduki peringkat kedua setelah malaysia dengan potensi premi sebesar 1.2 milyar.
Jumlah masyarakat Indonesia yang memiliki Polis Asuransi masih dibawah 15% dan 3.19% diantaranya Pemegang polis asuransi Syariah(2009)..sedangkan jumlah penduduk Indonesia yang beragama Islam adalah 88,2% atau sekitar 210 juta jiwa. Itu artinya pangsa pasar Asuransi Syariah masih sangat luas.
Sun Life Financial Indonesia mengeluarkan  Produk Syariah yaitu :
* Brilliance Hasanah Protection Plus
- Produk asuransi syariah yang merupakan kombinasi antara proteksi dan investasi untuk memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan jangka panjang dengan metode pembayaran kontribusi tunggal.
* Brilliance Hasanah Sejahtera
- Produk asuransi syariah yang merupakan kombinasi antara proteksi dan investasi untuk memenuhi kebutuhan perencanaan keuangan jangka panjang dengan metode pembayaran kontribusi berkala.
Demikan sedikit info tentang Sun Life Syariah, untuk info lebih lanjut bisa menghubungi :
IGP. Widya Martha Putra
08563877716